TMMD ke-127: Dari Kerja Bakti Hingga Ngopi Bareng

TMMD ke-127: Dari Kerja Bakti Hingga Ngopi Bareng

Pekanbaru, Dutapekerjaindonesia.com - Di sela-sela waktu istirahat siang (Isoma), suasana hangat terlihat di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru. Personel Satgas TMMD tampak menikmati secangkir kopi hitam bersama warga di Jalan Padat Karya Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru, Senin, 16 Februari 2026.

Momen sederhana ini menjadi gambaran nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan suasana kampung yang asri, prajurit dan warga duduk santai sambil meneguk kopi hitam buatan warga. 

Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Yang ada hanyalah obrolan ringan penuh keakraban, tawa kecil serta cerita tentang kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar lokasi TMMD.

Bagi Satgas TMMD, waktu rehat ini bukan sekadar melepas lelah setelah bekerja membangun RTLH, mushola, dan sarana lainnya. Lebih dari itu, momen ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Kehangatan interaksi sederhana seperti minum kopi bersama justru menghadirkan rasa kekeluargaan yang tulus.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru, Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., melalui Dan SSK Lettu Kav Heri Kurniawan menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menekankan pentingnya membangun hubungan sosial yang kuat antara TNI dan rakyat.

“TMMD bukan hanya membangun rumah, mushola atau fasilitas umum. Yang tidak kalah penting adalah membangun kedekatan hati dengan masyarakat. Dari hal-hal kecil seperti minum kopi bersama, kita bisa saling mengenal, saling memahami dan menumbuhkan rasa percaya,” ungkapnya.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara santai dan alami membuat prajurit lebih memahami kondisi serta kebutuhan warga. Sebaliknya, masyarakat juga merasa lebih dekat dan nyaman berinteraksi dengan TNI.

Kedekatan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD, karena pembangunan akan berjalan lebih lancar apabila dilandasi kebersamaan dan gotong royong. Warga setempat mengaku senang dengan kehadiran Satgas TMMD di lingkungan mereka. 

Selain membantu memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni dan membersihkan tempat ibadah, prajurit juga hadir sebagai sahabat yang mudah diajak berbincang. Suasana kekeluargaan ini membuat warga merasa diperhatikan dan dihargai.

“Senang rasanya bisa duduk ngopi bareng bapak-bapak TNI. Mereka ramah, tidak canggung, seperti keluarga sendiri,” ujar salah seorang warga di sela obrolan santai.

Kebersamaan yang terbangun melalui momen-momen sederhana seperti ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, bahwa kehadiran TMMD bukan hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga menghadirkan kehangatan, kepedulian dan semangat kebersamaan. 

Dari secangkir kopi hitam, terjalin silaturahmi yang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di Tenayan Raya. (red)