Sinergi DP3APM Pekanbaru dan Media Melalui Buka Puasa, FWKLA Siap Dorong Pekanbaru Raih Predikat KLA Utama
Pekanbaru, Dutapekerjaindonesia.com – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA).
Kegiatan yang dikemas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) perdana sekaligus buka puasa bersama ini digelar pada Kamis sore (26/2/2026), sebagai langkah awal membangun kolaborasi strategis dalam mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Erna Juita dalam sambutan menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momen penting setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan FWKLA resmi ditandatangani oleh Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho.
“Ini bisa kita anggap sebagai pertemuan pertama sejak SK pengurus FWKLA ditandatangani oleh Pak Wali. Tentu ini menjadi awal yang baik untuk kita bersinergi,” ujar Erna.
Ia menegaskan keberadaan FWKLA diharapkan mampu menjadi mitra strategis DP3APM dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya dalam meningkatkan predikat Kota Layak Anak.
“Saat ini Pekanbaru sudah berada pada predikat KLA kategori Nindya. Kita optimis dengan dukungan FWKLA, ke depan bisa meningkat menjadi kategori Utama,” ungkapnya.
Erna juga memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan DP3APM sebagai bagian dari indikator penilaian KLA, di antaranya pengembangan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), penguatan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), hingga pembentukan Forum Anak di tingkat kelurahan se-Kota Pekanbaru.
Menurutnya, keberhasilan program-program tersebut tidak terlepas dari peran serta berbagai pihak, termasuk media yang memiliki kekuatan dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Peran media sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak. Di sinilah FWKLA hadir sebagai jembatan komunikasi yang efektif,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili FWKLA, Ketua Dewan Etik Khairul Amri menyampaikan apresiasi atas langkah DP3APM yang dinilai proaktif dalam membangun kolaborasi dengan insan pers.
“FWKLA adalah rumah besar kita bersama. Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama agar program-program Kota Layak Anak dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Khairul menegaskan FWKLA siap berperan aktif dalam mendukung setiap program yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Pekanbaru.
“Kami siap membantu, baik melalui pemberitaan, edukasi publik, maupun penguatan kampanye positif terkait Kota Layak Anak,” tegasnya.
Khairul juga menilai Rakor perdana ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui DP3APM dalam merangkul media sebagai mitra strategis.
“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Harapannya, sinergi ini terus berlanjut dan semakin kuat demi mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak yang sesungguhnya,” tambahnya.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh jajaran DP3APM, mulai dari Sekretaris Dinas, para kepala bidang, hingga staf yang terlibat aktif dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Sementara dari FWKLA, tampak hadir Ketua Hendri Zainudin, Sekretaris Dani, Bendahara Rima Ridarni, serta seluruh pengurus lainnya.
Suasana keakraban terlihat jelas dalam kegiatan yang diakhiri dengan buka puasa bersama tersebut. Momen ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan insan pers.
Di penghujung kegiatan, Erna menyampaikan rencana tindak lanjut berupa pelantikan dan pengukuhan resmi pengurus FWKLA.
“InshaaAllah, setelah Idul Fitri nanti, FWKLA bersama Forum Anak akan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru,” pungkasnya.
Dengan adanya Rakor perdana ini, diharapkan sinergi antara DP3APM dan FWKLA semakin solid dalam mendorong terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak yang lebih maju, ramah dan berkelanjutan. (red)









Tulis Komentar